Mengenai Saya

Foto Saya
Apabila anda ingin konsultasi mengenai kesehatan,gizi klinik,kesehatan olahraga silahkan kirimkan pertanyaan dan data anda ke email : falat.shofiudin@gmail.com.Misalkan anda ingin konsultasi masalah penurunan berat badan,pengaturan makanan untuk penderita diabetes dllnya.InsyaAllah akan kami balas.

Arsip Blog

Pelanggan

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 03 Juni 2009

EMAIL PRITA MULYASARI

From: prita mulyasari [mailto:prita. mulyasari@ yahoo.com] 
Sent: Friday, August 15, 2008 3:51 PM
To:
Subject: Penipuan OMNI Iternational Hospital Alam Sutera Tangerang   Jangan sampai kejadian saya ini akan menimpa ke nyawa manusia lainnya, terutama
anak-anak, lansia dan bayi.
Bila anda berobat, berhati-hatilah dengan kemewahan RS dan title International
karena semakin mewah RS dan semakin pintar dokter maka semakin sering uji coba
pasien, penjualan obat dan suntikan.   Saya tidak mengatakan semua RS International seperti ini tapi saya mengalami
kejadian ini di RS Omni International.   Tepatnya tanggal 7 Agustus 2008 jam 20.30 WIB, saya dengan kondisi panas tinggi
dan pusing kepala, datang ke RS. OMNI Intl dengan percaya bahwa RS tersebut
berstandard International, yang tentunya pasti mempunyai ahli kedokteran dan
manajemen yang bagus.   Saya diminta ke UGD dan mulai diperiksa suhu badan saya dan hasilnya 39
derajat.  Setelah itu dilakukan pemeriksaan darah dan hasilnya adalah
thrombosit saya 27.000 dengan kondisi normalnya adalah 200.000, saya
diinformasikan dan ditangani oleh dr. Indah (umum) dan dinyatakan saya wajib
rawat inap.  Dr. Indah melakukan pemeriksaan lab ulang dengan sample darah saya
yang sama dan hasilnya dinyatakan masih sama yaitu thrombosit 27.000.  Dr.
Indah menanyakan dokter specialist mana yang akan saya gunakan tapi saya
meminta referensi darinya karena saya sama sekali buta dengan RS ini.  Lalu
referensi dr. Indah adalah dr. Henky.  Dr. Henky memeriksa kondisi saya dan
saya menanyakan saya sakit apa dan dijelaskan bahwa ini sudah positif demam
berdarah.   Mulai malam itu saya diinfus dan diberi suntikan tanpa penjelasan atau ijin
pasien atau keluarga pasien suntikan tersebut untuk apa.  Keesokan pagi,
dr.Henky visit saya dan menginformasikan bahwa ada revisi hasil lab semalam
bukan 27.000 tapi 181.000 (hasil lab bisa dilakukan revisi?), saya kaget tapi
dr. Henky terus memberikan instruksi ke suster perawat supaya diberikan
berbagai macam suntikan yang saya tidak tahu dan tanpa ijin pasien atau
keluarga pasien.  Saya tanya kembali jadi saya sakit apa sebenarnya dan tetap
masih sama dengan jawaban semalam bahwa saya kena demam berdarah.  Saya sangat
kuatir karena dirumah saya memiliki 2 anak yang masih batita jadi saya lebih
memilih berpikir positif tentang RS dan dokter ini supaya saya cepat sembuh dan
saya percaya saya ditangani oleh dokter profesional standard Internatonal.   Mulai Jumat terebut saya diberikan berbagai macam suntikan yang setiap suntik
tidak ada keterangan apapun dari suster perawat, dan setiap saya meminta
keterangan tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, lebih terkesan suster
hanya menjalankan perintah dokter dan pasien harus menerimanya.  Satu box
lemari pasien penuh dengan infus dan suntikan disertai banyak ampul.   Tangan kiri saya mulai membengkak, saya minta dihentikan infus dan suntikan dan
minta ketemu dengan dr. Henky namun dokter tidak datang sampai saya dipindahkan
ke ruangan.  Lama kelamaan suhu badan saya makin naik kembali ke 39 derajat dan
datang dokter pengganti yang saya juga tidak tahu dokter apa, setelah dicek
dokter tersebut hanya mengatakan akan menunggu dr. Henky saja.   Esoknya dr. Henky datang sore hari dengan hanya menjelaskan ke suster untuk
memberikan obat berupa suntikan lagi, saya tanyakan ke dokter tersebut saya
sakit apa sebenarnya dan dijelaskan saya kena virus udara.  Saya tanyakan
berarti bukan kena demam berdarah tapi dr. Henky tetap menjelaskan bahwa demam
berdarah tetap virus udara.  Saya dipasangkan kembali infus sebelah kanan dan
kembali diberikan suntikan yang sakit sekali.   Malamnya saya diberikan suntikan 2 ampul sekaligus dan saya terserang sesak
napas selama 15 menit dan diberikan oxygen. Dokter jaga datang namun hanya
berkata menunggu dr. Henky saja.  Jadi malam itu saya masih dalam kondisi infus
padahal tangan kanan saya pun mengalami pembengkakan seperti tangan kiri saya.
Saya minta dengan paksa untuk diberhentikan infusnya dan menolak dilakukan
suntikan dan obat-obatan.   Esoknya saya dan keluarga menuntut dr. Henky untuk ketemu dengan kami namun
janji selalu diulur-ulur dan baru datang malam hari.  Suami dan kakak-kakak
saya menuntut penjelasan dr. Henky mengenai sakit saya, suntikan, hasil lab
awal yang 27.000 menjadi revisi 181.000 dan serangan sesak napas yang dalam
riwayat hidup saya belum pernah terjadi.
Kondisi saya makin parah dengan membengkaknya leher kiri dan mata kiri saya.   Dr, Henky tidak memberikan penjelasan dengan memuaskan, dokter tersebut malah
mulai memberikan instruksi ke suster untuk diberikan obat-obatan kembali dan
menyuruh tidak digunakan infus kembali.  Kami berdebat mengenai kondisi saya
dan meminta dr. Henky bertanggung jawab mengenai ini dari hasil lab yang
pertama yang seharusnya saya bisa rawat jalan saja.  Dr. Henky menyalahkan
bagian lab dan tidak bisa memberikan keterangan yang memuaskan.   Keesokannya kondisi saya makin parah dengan leher kanan saya juga mulai
membengkak dan panas kembali menjadi 39 derajat namun saya tetap tidak mau
dirawat di RS ini lagi dan mau pindah ke RS lain.  Tapi saya membutuhkan data
medis yang lengkap dan lagi-lagi saya dipermainkan dengan diberikan data medis
yang fiktif.   Dalam catatan medis, diberikan keterangan bahwa BAB saya lancar padahal itu
kesulitan saya semenjak dirawat di RS ini tapi tidak ada follow upnya
samasekali. Lalu hasil lab yang diberikan adalah hasil thrombosit saya yang
181.000 bukan 27.000.   Saya ngotot untuk diberikan data medis hasil lab 27.000 namun sangat dikagetkan
bahwa hasil lab 27.000 tersebut tidak dicetak dan yang tercetak adalah 181.000,
kepala lab saat itu adalah dr. Mimi dan setelah saya complaint dan marah-marah,
dokter tersebut mengatakan bahwa catatan hasil lab 27.000 tersebut ada di
Manajemen Omni maka saya desak untuk bertemu langsung dengan Manajemen yang
memegang hasil lab tersebut.   Saya mengajukan complaint tertulis ke Manajemen Omni dan diterima oleh Ogi
(customer service coordinator) dan saya minta tanda terima.  Dalam tanda terima
tersebut hanya ditulis saran bukan complaint, saya benar-benar dipermainkan
oleh Manajemen Omni dengan staff Ogi yang tidak ada service nya sama sekali ke
customer melainkan seperti mencemooh tindakan saya meminta tanda terima
pengajuan complaint tertulis.   Dalam kondisi sakit, saya dan suami saya ketemu dengan Manajemen, atas nama Ogi
(customer service coordinator) dan dr. Grace (customer service manager) dan
diminta memberikan keterangan kembali mengenai kejadian yang terjadi dengan
saya.
Saya benar-benar habis kesabaran dan saya hanya meminta surat pernyataan dari
lab RS ini mengenai hasil lab awal saya adalah 27.000 bukan 181.000 makanya
saya diwajibkan masuk ke RS ini padahal dengan kondisi thrombosit 181.000 saya
masih bisa rawat jalan.   Tanggapan dr. Grace yang katanya adalah penanggung jawab masalah complaint saya
ini tidak profesional samasekali.  Tidak menanggapi complaint dengan baik, dia
mengelak bahwa lab telah memberikan hasil lab 27.000 sesuai dr. Mimi
informasikan ke saya.  Saya minta duduk bareng antara lab, Manajemen dan dr.
Henky namun tidak bisa dilakukan dengan alasan akan dirundingkan ke atas
(Manajemen) dan berjanji akan memberikan surat tersebut jam 4 sore.   Setelah itu saya ke RS lain dan masuk ke perawatan dalam kondisi saya
dimasukkan dalam ruangan isolasi karena virus saya ini menular, menurut analisa
ini adalah sakitnya anak-anak yaitu sakit gondongan namun sudah parah karena
sudah membengkak, kalau kena orang dewasa yang ke laki-laki bisa terjadi
impoten dan perempuan ke pankreas dan kista.  Saya lemas mendengarnya dan
benar-benar marah dengan RS Omni yang telah membohongi saya dengan analisa
sakit demam berdarah dan sudah diberikan suntikan macam-macam dengan dosis
tinggi sehingga mengalami sesak napas.
Saya tanyakan mengenai suntikan tersebut ke RS yang baru ini dan memang saya
tidak kuat dengan suntikan dosis tinggi sehingga terjadi sesak napas.   Suami saya datang kembali ke RS Omni menagiih surat hasil lab 27.000 tersebut
namun malah dihadapkan ke perundingan yang tidak jelas dan meminta diberikan
waktu besok pagi datang langsung ke rumah saya.  Keesokan paginya saya tunggu
kabar orang rumah sampai jam 12 siang belum ada orang yang datang dari Omni
memberikan surat tersebut.  Saya telepon dr. Grace sebagai penanggung jawab
compaint dan diberikan keterangan bahwa kurirnya baru mau jalan ke rumah saya
namun sampai jam 4 sore saya tunggu dan ternyata belum ada juga yang datang
kerumah saya.  Kembali saya telepon dr. Grace dan dia mengatakan bahwa sudah
dikirim dan ada tanda terima atas nama Rukiah, ini benar-benar kebohongan RS
yang keterlaluan sekali, dirumah saya tidak ada nama Rukiah, saya minta
disebutkan alamat jelas saya dan mencari datanya sulit sekali dan membutuhkan
waktu yang lama.  Logikanya dalam tanda terima tentunya ada alamat jelas surat
tertujunya kemana kan ? makanya saya sebut
Manajemen Omni PEMBOHONG BESAR semua.  Hati-hati dengan permainan mereka yang
mempermainkan nyawa orang.
Terutama dr. Grace dan Ogi, tidak ada sopan santun dan etika mengenai pelayanan
customer, tidak sesuai dengan standard International yang RS ini cantum.   Saya bilang ke dr. Grace, akan datang ke Omni untuk mengambil surat tersebut
dan ketika suami saya datang ke Omni hanya dititipkan ke resepsionis saja dan
pas dibaca isi suratnya sungguh membuat sakit hati kami, pihak manajemen hanya
menyebutkan mohon maaf atas ketidaknyamanan kami dan tidak disebutkan mengenai
kesalahan lab awal yang menyebutkan 27.000 dan dilakukan revisi 181.000 dan
diberikan suntikan yang mengakibatkan kondisi kesehatan makin memburuk dari
sebelum masuk ke RS Omni.   Kenapa saya dan suami saya ngotot dengan surat tersebut? karena saya ingin tahu
bahwa sebenarnya hasil lab 27.000 itu benar ada atau fiktif saja supaya RS Omni
mendapatkan pasien rawat inap.  Dan setelah beberapa kali kami ditipu dengan
janji maka sebenarnya adalah hasil lab saya 27.000 adalah FIKTIF dan yang
sebenarnya saya tidak perlu rawat inap dan tidak perlu ada suntikan dan sesak
napas dan kesehatan saya tidak makin parah karena bisa langsung tertangani
dengan baik.   Saya dirugikan secara kesehatan, mungkin dikarenakan biaya RS ini dengan
asuransi makanya RS ini seenaknya mengambil limit asuransi saya semaksimal
mungkin tapi RS ini tidak memperdulikan efek dari keserakahan ini.   Ogi menyarankan saya bertemiu dengan direktur operasional RS Omni (dr. Bina)
namun saya dan suami saya terlalu lelah mengikuti permainan kebohongan mereka
dengan kondisi saya masih sakit dan dirawat di RS lain.   Syukur Alhamdulilah saya mulai membaik namun ada kondisi mata saya yang selaput
atasnya robek dan terkena virus sehingga penglihatan saya tidak jelas dan
apabila terkena sinar saya tidak tahan dan ini membutuhkan waktu yang cukup
untuk menyembuhkan.   Setiap kehidupan manusia pasti ada jalan hidup dan nasibnya masing-masing,
benar.... tapi apabila nyawa manusia dipermainkan oleh sebuah RS yang dpercaya
untuk menyembuhkan malah mempermainkan sungguh mengecewakan, semoga Allah
memberikan hati nurani ke Manajemen dan dokter RS Omni supaya diingatkan
kembali bahwa mereka juga punya keluarga, anak, orang tua yang tentunya suatu
saat juga sakit dan membutuhkan medis, mudah-mudahan tidak terjadi seperti yang
saya alami di RS Omni ini.   Saya sangat mengharapkan mudah-mudahan salah satu pembaca adalah karyawan atau
dokter atau Manajemen RS Omni, tolong sampaikan ke dr. Grace, dr. Henky, dr.
Mimi dan Ogi bahwa jangan sampai pekerjaan mulia kalian sia-sia hanya demi
perusahaan Anda.   Saya informasikan juga dr. Henky praktek di RSCM juga, saya tidak mengatakan
RSCM buruk tapi lebih hati-hati dengan perawatan medis dari dokter ini.   salam,   Prita Mulyasari  

Selasa, 21 April 2009

Kamis, 16 April 2009

BIMBINGAN ROHANI BAGI ORANG SAKIT

bismi35[1]

PENDAHULUAN

Dalam kehidupan manusia sebagai hamba Allah yang bersifat dhoif selalu ada dua keadaan, diantaranya kaya-miskin, taat-ingkar, baik-buruk, dan termasuk didalamnya sehat dan sakit. Di saat kita sehat, kadang kita lupa kepada Allah pemberi sehat. Baru ketika kita sakit, sadarlah kita bahwa nilai sehat itu mahal harganya. Tetapi walau bagaimanapun sehat maupun sakit, adalah datang dari Allah, maka kita harus sabar, tawakal dan ikhlas menerima serta bersukur kepadaNya. Karena kita percaya bahwa kesembuhan itu datangnya hanya dari Allah SWT.

WA IDZA MARIDHTU FAHUWA YASYFIIN

Artinya :

Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku. ( QS 26 : 80 )

 

SABAR DAN TAWAKAL

Apabila kita ditimpa musibah, hendaklah kita bersabar. Dalam menghadapi musibah jangan sampai kita mengumpat terhadap ketetapan Allah. Kewajiban manusia hanyalah ikhtiar semampunya. Dan kalau memang sudah takdirNya kita harus tawakal. Karena semyang ada ini milik Allah termasuk kita, dan kepadaNyalah kita akan kembali.

 

UCAPAN YANG UTAMA

Betapapun pedih kita merasakan sakit, tidak selayaknya kita mengaduh dengan teriakan, kalau tidak tahan dan terpaksa mengeluarkan rintihan kita harus menghindari kata kata yang tidak berguna. Lebih baik kita keluarkan kata kata yang berguna degan mengucapakn kalimah di bawah ini :

1. Istighfar

ASTAGHFIRULLAHUL ADZIM

Artinya :

Ampunilah aku ya Allah.

2. Tasbih

SUBHAANALLAH

Artinya :

Maha suci Allah.

3. Tahmid

ALHAMDULILLAH

Artinya :

Segala puji bagi Allah.

4. Takbir

ALLAHU AKBAR

Artinya :

Allah Maha Besar

 

DOA DAN IKHTIAR

Karena sakit itu pemberian Allah, maka kita wajib berikhtiat, seperti berobat mencari kesembuhan. Disamping itu kita harus mohon kepada Allah dengan doa seperti yang pernah dicontohkan Nabi Muhammad  SAW,seperti berikut ini :

AS-ALULLAH-HAL"ADZIM AN-YASYFIYANI SYIFAA-AN-LAA YUQHOO-DIRU SYAQOMAN

Artinya :

"Aku mohon kepada Allah yang Maha Agung agar diberi kesembuhan yang tidak akan kambuh lagi

Lafadz_11

MENENGOK DAN MENDOAKAN ORANG YANG SAKIT

Salah satu diantara kewajiban orang muslim terhadap muslim yang lain,adalah menengok dan mendoakannya ketika sakit.Dengan menengok berarti  kasih sayang dan sekaligus memperkokoh tali persaudaraan.Rasulullah SAW mengajarkan doa untuk kita setiap menengok orang sakit,dengan membaca :

ALLAH HUMMA-ROBBAN-NA-SI ADZIHIBIL BAKSA,ISYFU,ANTASYI SYA-FI LA-SYIFA-A ILLA-SYIFA-UKA SYIFA-YUGHO-DIRU-SYAQOMAN.

Artinya :

"Ya Allah Penguasa manusia,hilangkanlah penyakitnya,sembuhkanlah,karena Engkau Pemberi kesembuhan,tiada kesembuhan kecuali dari-Mu,kesembuhan yang tidak akan kambuh lagi."

 

SALING BERWASIAT

Mengunjungi orang sakit berguna untuk saling berwasiat dalam kebenaran maupun kesabaran.Seperti berwasiat untuk tidak sekali-sekali meninggalkan sholat meskipun hanya dengan berbaring. Karena sholat harus dikerjakan walaupun dalam situasi dan kondisi yang bagaimanapun ( QS 2:238 ) ( QS 4:101-103 )

 

MENGURANGI RASA SAKIT

Sering kali apabila kita menderita sakit, kita tanpa sadar mengaduh menahan kepedihan. Maka untuk mengurangi rasa sakit itu, lebih baik kita memohon kepada Allah SWT, semoga rasa sakit dapat dikurangi yaitu dengan membaca doa sbb

 

BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIIM ..........3 KALI

Artinya :

Dengan nama Allah yang maha Pengasih lagi maha Penyayang.

 

A'UDZUBILLAHI WA QUDROTIHI MIN SYARRI MA AJIDU WA MA UHUDZIRU ......3 KALI 

Artinya :

Aku berlindung kepada Allah, dengan segala kekuasaanNya, dari kepedihan yang kualami dan dari penderitaan yang kutakuti.

 LAFADZ_B

OPTIMISLAH JANGAN PUTUS ASA

Sebagai hamba yang beriman kepada Allah, maka jauhkanlah purbasangka buruk kepada Allah dan jangan berputus asa atas rahmat Allah. Allah berfirman :

 

lA TAQNATHUU MIR ROHMATILLAHI INNALLAHA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA JAMII'AN

Artinya :

Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya Allah mengampuni dosa dosamu semuanya ( QS 39:53 )

 

Apabila secara medis tidak ada harapan untuk sembuh, kuatkanlah hatimu dengan berdoa seperti ini :

 

ALLAHUMMAGHFIRLII WARHAMNII WA ALHIQNII BIRROFIIQIL A'LAA

Artinya :

Ya Allah ampunilah aku, kasihilah aku, dan tempatkanlah aku bersama yang luhur.

 

TALQIN

Tuntunlah sesama muslim pada saat menjelang ajalnya dengan kalimah thoyyibah LA ILAAHA ILALLAH, Sehingga surgalah tempatnya. Nabi Muhammad bersabda :

 

MAN KAANA AAKHIRU KALAAMIHI LAA ILAAHA ILLAALLAH DAKHALAL JANNAH.

Artinya :

Barangsiapa yang di akhir hayatnya mengucapkan laa illaha illallah dia masuk surga ( HR Bukhori Muslim ).

 

KABAH

Selasa, 14 April 2009

Kamis, 19 Maret 2009

SERI KESEHATAN POPULER

TENTANG KOLESTEROL

SEPUTAR MITOS DAN FAKTA

ER

Apa itu kolesterol ?

Kata kolesterol sudah sering kita dengar sehari-hari.Kata kolesterol sangat melekat dengan hal hal seputar makanan yang lezat, berat badan yang berlebihan, usia dan lain sebagainya. Kolesterol cenderung dikenal sebagai sesuatu yang negatif dan harus kita hindari.

Apa kolesterol sebenarnya ?

Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks, yang 80 % dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20 % sisanya dari luar tubuh (zat makanan) untuk bermacam macam fungsi, antara lain : membuat hormon sex, membentuk dinding sel dan lain lain.

Kolesterol yang berada dalam zat makanan yang kita makan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Tetapi, sejauh pemasukan ini seimbang dengan kebutuhan, tubuh kita tetap sehat.

Kolesterol tidak larut dalam cairan darah, untuk itu agar dapat dikirim ke seluruh tubuh perlu dikemas bersama protein menjadi partikel yang disebut Lipoprotein, yang dapat dianggap sebagai pembawa (carier) kolesterol dalam darah.

Apakah Kolesterol Berbahaya ?

Kolesterol terdiri dari bermacam macam fraksi, yang berbahaya bagi tubuh kita maupun yang berkawan dengan tubuh kita, diantaranya yang terpenting adalah :

Kolesterol LDL (low density lipoprotein)

Jenis kolesterol ini berbahaya. Tingginya kadar kolesterol LDL menyebabkan pengendapan kolesterol dalam arteri. Kolesterol LDL merupakan faktor resiko utama penyakit jantung koroner sekaligus target utama dalam pengobatan hiperkolesterolemia (penyakit karena tingginya kolesterol dalam darah).

Kolesterol HDL (high density lipoprotein)

Kolesterol ini tidak berbahaya. Kolesterol ini sering disebut kolesterol baik karena dapat membuang kelebihan kolesterol jahat di pembuluh arteri dikembalikan ke hati untuk diproses dan dibuang. HDL mencegah kolesterol mengendap di arteri dan melindungi pembuluh darah dari proses aterosklerosis (terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah).

Trigliserida

Selain LDL dan HDL, yang penting untuk diketahui juga adalah triglesirida, yaitu suatu jenis lemak yang terdapat dalam darah dan berbagai berbagai organ dalam tubuh. Meningkatnya kadar trigliserida dalam darah juga dapat meningkatkan kadar kolesterol. Sejumlah faktor dapat mempengaruhi kadar trigliserida dalam darah seperti kegemukan, konsumsi alkohol, gula, dan makanan berlemak.

Mana yang mitos dan mana yang fakta seputar kolesterol ?

  • Mitos : Pada orang dengan kadar kolesterol tinggi jika berolahraga, diet dan dalam keadaan fit, berati kadar kolesterol pasti baik.

Fakta : Selain olahraga dan diet ada hal lain yang bisa mempengaruhi kadar kolesterol seperti barat badan, merokok, riwayat keluarga, umur, dan jenis kelamin. Agar kolesterol tetap terkontrol dibutuhkan pola hidup sehat (diet dan olahraga), serta kepatuhan minum obat, dll.

  • Mitos : Kadar kolesterol yang tinggi hanya pada orang tua saja yang proses metabolismenya sudah menurun.

Fakta : Kolesterol yang tinggi tidak hanya diderita oleh orang lanjut usia saja, bahkan usia anak anak atau remaja pun bisa menderita hiperkolesterolemia. Pembentukan kerak/palk pada dinding pembuluh darah pernah dijumpai pada usia anak anak, dan kejadiannya meningkat seiring dengan pertambahan usia.

  • Mitos : Cukup dengan menghindari daging, santan, jeroan, dan keju dalam makanan, maka kadar kolesterol pasti normal.

Fakta : Belum tentu. Karena 80% dari kolesterol darah dihasilkan secara endogen. Bila metabolisme tubuh sudah memburuk, maka dibutuhkan obat untuk mengendalikan kadar kolesterol secara terus menerus (jangka panjang). Selain itu dibutuhkan juga modifikasi gaya hidup melalui diet dan olahraga.

  • Mitos : Kadar kolesterol yang tinggi dan penyakit jantung hanya masalah kaum pria.

Fakta : Tidak benar. Walaupun di masa sebelum menopause wanita memproduksi estrogen yang dapat mengurangi resiko penyakit jantung, namun perlu dilihat juga faktor lain seperti adanya hiperkolesterol, hipertensi, diabetes, faktor keturunan, dll. Di seluruh dunia, sekitar 8 ½ juta wanita meninggal setiap tahunnya akibat penyakit jantung.

  • Mitos : Jika setelah minum obat anti kolesterol, kadar kolesterol kita normal, maka obat tidak dibutuhkan lagi.

Fakta : Belum tentu, karena 80 % kolesterol darah dihasilkan oleh tubuh sendiri. Sehingga jika metabolisme seseorang sudah memburuk, dibutuhkan penggunaan obat jangka panjang (terus menerus) selain modifikasi pola hidup dengan diet dan olahraga.

  • Mitos : Jika dokter saya belum mengatakan apa apa mengenai kolesterol, maka tidaklah perlu risau.

Fakta : Karena tidak menimbulkan gejala, pemeriksaan kolesterol sering tidak dilakukan. Kesehatan anda adalah tanggung jawab anda sendiri. Pastikan anda secara rutin memeriksa kadar kolesterol anda termasuk LDL, HDL dan Trigliserida.

  • Mitos : Orang gemuk memiliki kadar kolesterol lebih tinggi dibandingkan orang kurus.

Fakta : Belum tentu karena kadar kolesterol dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk : apa yang anda makan, seberapa cepat tubuh anda memproduksi dan membuang kolesterol LDL yang jahat, tingkat kesehatan dan kebiasaan makan.

  • Mitos : Kadar kolesterol tinggi tidak berbahaya, karena tidak menimbulkan gejala.

Fakta : Walaupun tidak bergejala, kolesterol tinggi berbahaya karena dapat merubah dinding pembuluh darah dan memicu penyakit jantung koroner. Sekitar 40 % kematian mendadak akibat serangan jantung disebabkan karena tingginya kadar kolesterol. Untuk itu kadar kolesterol anda harus dikontro dengan baik.

KOLESTEROL ?

WASPADALAH !

KARENA PENYAKIT JANTUNG KORONER ADA KARENA ADA FAKTOR RESIKO YANG MENDAHULUINYA.( PESAN BANG NAPI )

Sabtu, 14 Maret 2009

ANAK MENULIS

TABUNGAN ADIK

zahra

Aku senang adikku sekarang suka menabung.Meskipun aku yang menyimpan tabungannya.Tidak apa,walaupun memang menambah pekerjaanku.Tetapi,membantu adik untuk bertujuan baik,tidak ada jeleknya,bukan?.

Tiap kali dia menabung selalu kucatat dalam buku.Satu buku untukku,satu buku untuknya.Jadi, bisa saling dicocokkan bila ada kekeliruan.

Buku yang kuberikan untuk adikku adalah pemberoan Mama.

Kebetulan,Mama yang guru di sebuah SD mempunyai beberapa buku tabungan kosong.Buku catatan tabungannya kubuat serapi mungkin.Dengan cara ini aku ingin memelihara semangat adikku menabung.

Mengapa adikku tidak menyimpan sendiri uangnya?Ketahui saja, adikku tidak bisa menyimpan uang.Ia berprinsip, "Enggak apa,aku membelanjakan uangku...Sebentar lagi aku akan dapat lagi...Dari mama atau dari papa."

Makanya,dia menabung padaku. Dia berharap,dia tidak akan mudah membelanjakannya. Tetapi,adikku memang boros. Tidak jarang dia merengek-rengek meminta uangnya.Ada saja alasannya.Tetapi akhirnya aku memutuskan untuk bicara padanya.Sebab,tabungannya paling lama berumur tiga hari.

"Dini,coba,deh,kamu pikir-pikir dulu sebelum membeli.Masa ada teman beli tas,kamu beli juga.Padahal tas kamu sudah satu lemari!".Ucapku.

'Kak Lola,kok,larang-larang.Nanti aku juga dapat uang tambahan dari Papa.

Lagi-lagi dia berpikir begitu.Aku lalu mencari akal agar uang titipannya "lebih aman " kusimpan.

Dirumah,aku punya banyak kaleng bekas tempat isolasi.Bentuknya,tabung,ukurannya lumayan besar.Supaya manis,kulapisi tabung tersebut dengan kertas warna dan benang emas.Kututup pula permukaan atasnya dengan kardus agak tipis.Permukaan itu kulubangi sebesar batang pensil untuk lewat uang tabungan adikku.

Agar adikku tidak tau kalau tabung itu celengan,kuhias atasnya dengan bunga-bunga dari pita kertas.

Untuk mencapai tujuanku tentu saja aku harus bekerjasama dengan orang-orang rumah.Seperti dengan Mama,Papa,dan Bibi.Aku meminta tolong mereka untuk menjaga vas-vas itu.

Memang,sih,adikku bertanya,mengapa tiba-tiba aku rajin membuat vas bunga.Kujawab saja,"Di majalah-majalah,kan,ada cara membuat vas itu.Lagi pula,vas bunga Mama sudah jelek,"jawabku.

Beberapa hari kemudian,adikku minta ung lagi kepadaku.

"Uangmu sekarang sudah kusimpan di tempat yang aman.Tidak bisa diambil setiap hari,"kataku.

"Disimpan di bank,Kak?"tanyanya heran."Ya...kira-kira seperti itulah.di suatu tempat,"kataku.

Suatu hari,adikku pulang sekolah tergesa-gesa.Dia meminta uang untuk membayar sewa kostum menari.Minggu depan dia akan pentas di balai kota."Kak,aku bisa mengambil uangku?"tanyanya memelas.

"Besok sore  kamu bisa mengambil  uangmu,"jawabku.

Esoknya,pagi-pagi,sebelum adikku bangun,kubongkar vas tabungan itu.Adikku girang.

"Orang bank nggak marah,Kak?"tanyanya.Rupanya ia mengira aku menyimpan uangnya di bank.

"Kalau untuk keperluan seperti ini boleh saja diambil,"jawabku sambil tersenyum.

Dalam hati aku berjanji.Jika uang adikku sudah cukup sebagai saldo pertama,aku benar-benar akan mmindahkan tabungannya ke bank.